Rabu, 03 Agustus 2022

Habisuhon Na Sian Banua Ginjang

Parjamita 2: 18-23

Habisuhon  Na Sian Banua Ginjang

Molo Tapamanat di Bukku Parjamitaaon, Adong 2 hata na menarik di bukkuon, na sering diluang-ulang,  ima 1)  ngolu na marisuang (siasia) 2) Songon alogo sambing, jala didok Parjamita, ia ngolu ni jolma i mansai otik do ariarina (hidup singkat) jala sai hira. Parjamita 1:2 “Tung na laho salpu do luhutna, alogo sambing do tutu luhutna i! Parj. 1:14 “Nunga huida saluhut jadijadian angka na masa di hasiangan on, gabe ida ma, saluhutna i na laho salpu do, jala pangeahion di alogo sambing do i

Apakah pengkhotbah ingin supaya kita pesimis menjalani hidup ini? Apakah akan menjadi sia-sia semua perjuangan kita di dunia ini?

Pengkhotbah mengatakan adalah suatu kemalangan yang besar jika kita dengan jerih payah bahkan kita memperjuangkan hidup dengan kesedihan dan bersusah hati, namun pada akhirnya apa yang kita perjuangkan itu akan kita tinggalkan.

Yang menikmati hasil jerih payah kita adalah ‘orang lain’, artinya kita yang menabur tetapi orang lain yang akan menuai. Syukur jika yang menuai kerja keras kita adalah orang yang berhikmat, namun bagaimana jika orang bodoh, maka sia-sialah kerja keras kita.

Minggu, 17 Juli 2022

Yesus mencari Dan Menyelamatkan Yang Hilang

 Minggu V, Set. Trinitatis

Lukas 19:1-10

Yesus mencari Dan Menyelamatkan Yang Hilang

 

Jemaat Yang dikasihi Tuhan,

Alkitab beberapa kali menyinggung tentang pemungut cukai, bahkan Matius, salah satu murid Yesus juga dulunya seorang pemungut cukai.

Pada perikop minggu ini kita disuguhkan tentang seorang kepala pemungut cukai, Yaitu Zakesus. Zakeus sendiri memiliki arti “ Yang murni dan saleh”. Lukas menggambarkan bahwa Zakeus memiliki postur tubuh yang pendek. Dari  status sosial ia dianggap sebagai bagian dari pemerintahan, sebab ia bekerja untuk Kaisar, sebagai juru tagih / cukai atau pajak, dan tentunya ia juga harus seorang yang cakap dan pintar agar dapat melakukan pekerjaaan sebagai petugas cukai. dan tidak salah Lukas menyebutnya sebagai seorang yang kaya raya, oleh sebab pekerjaan itu. Kalau sekarang dapat disamakan dengan seorang yang bekerja dikemnetrian keuangan, Kantor Pajak, Bea dan Cukai ataupun DISPENDA.

Namun demikian pekerjaan sebagai pemungut cukai adalah jabatan yang sangat dibenci oleh rakyat dan pemimpin Yahudi saat itu, karena 2 alasan: 1)Pemungut cukai dianggap sebagai pengkhianat bangsa Yahudi karena bekerja sama dengan penjajah dan dianggap sebagai kaki tangan Kekaisaran Romawi. 2)Pemungut cukai biasanya adalah seorang penipu dan berlaku curang karena menarik pajak lebih dari yang seharusnya.

Kamis, 26 Mei 2022

Menghidupi dan bertekun dalam doa / Manghangoluhon dohot Manghaburjuhon Na Martangiang

 Rabu, 26 Mei 2022

Yer 33:1-9 

“Menghidupi dan bertekun dalam doa” /

Manghangoluhon dohot Manghaburjuhon Na Martangiang”

 

Jemaat  yang dikasihi Tuhan,

Apakah yang akan kita rasakan, apabila kita menyampaikan sebuah kebenaran/nasehat kepada yang kita kasihi yang sebenarnya bertujuan untuk menolongnya, atau memperbaiki tingkah lakunya  mungkin saja  menyelamatkannya dari sebuah bencana, namun kita malah dituduh sebagai pengganggu, dianggap sebagai perusak, dijauhi, dihina bahkan diasingkan dari pergaulan. Tentu perasaan sedih, kecewa akan muncul bahkan penyesalan apalagi apa yang kita sampaikan itu menjadi kenyataan. Contoh sederhana Misalnya kita menasehati  anak agar tidak bermain hujan, supaya jangan flu, namun tidak didengar bahkan semakin lama bermain hujan, dan tak lama kemudian ia kedinginan dan kena flu, tentu kita menjadi kecewa, kesal sebab si anak tidak mendengar nasehat.

Minggu, 03 April 2022

Berlari menuju Panggilan Sorgawi

 Minggu Judika 03 April 2022

Filipi 3 : 4b-14

Berlari menuju Panggilan Sorgawi

 Jemaat Yang Dikasihi Tuhan,

Salah satu yang menjadi kebanggaan manusia adalah apabila dirinya mendapat pengakuan atas kehebatan atau prestasi yang dimiliki, dengan kata lain dianggap memiliki kelebihan dari pada yang lain. Sehingga sering terjadi kehebatan ataupun prestasi itu yang dimiliki bukan memperbaiki tetapi justru membuat orang menjadi jatuh kedalam kesombongan /kecongkakan/ tinggi hati. Tidak ada larangan untuk menjadi bangga jika memiliki kelebihan ataupun kehebatan, namun kelebihan ataupun kehebatan itu bukan untuk ditonjolkan ataupun dipertontonkan. Satu hal yang harus kita ingat bahwa kehebatan bukanlah sebuah kebenaran.

Itulah yang ingin kita pelajari dari diri seorang Rasul Paulus. Paulus bukanlah orang sembarangan dan banyak hal yang dapat dibanggakan dari dirinya jika melihat ukuran dunia. Paulus adalah seorang Yahudi tulen, keturunan Benyamin, dididik dan dibesarkan didalam tradisi dan keagamaan Yahudi yang sangat Kuat. Ia sangat taat memegang teguh adat istiadat Yahudi dan Taurat. Ia Juga sangat pintar, sehingga boleh dikatakan bahwa Seorang Paulus adalah seorang yang memiliki kemampuan Intelekutal yang luar biasa. Paulus masuk kedalam golongan terpelajar dan terpandang dalam lingkungan Farisi.

Sabtu, 08 Januari 2022

YESUS ADALAH ANAK ALLAH

 Minggu 1 Set. Ephipanias

Lukas 3:15-17,21-22 

YESUS ADALAH ANAK ALLAH

 

Jemaat Yang Dikasihi Oleh Tuhan,

Jika kita menelisik seperti apakah situasi kehidupan Umat Yahudi pada masa Zaman Yohanes Pembaptis?, tentu kita dapat mempelajarinya dari mulai ayat 1-2. Lukas dengan sangat rinci menerangkan Kaisar yang berkuasa dan imam besar pada zaman itu. 3:1 Dalam tahun kelima belas dari pemerintahan Kaisar Tiberius, ketika Pontius Pilatus menjadi wali negeri Yudea, dan Herodes raja wilayah Galilea, Filipus, saudaranya, raja wilayah Iturea dan Trakhonitis, dan Lisanias raja wilayah Abilene, 3:2 pada waktu Hanas dan Kayafas menjadi Imam Besar.  Ini adalah gambaran bahwa Bangsa Israel sedang dijajah, kemerdekaan mereka dirampas, ditindas, ada jurang perbedaan yang besar antara rakyat biasa dan para elit baik secara politik maupun keagamaan.

Kehidupan Bangsa Israel yang berada dibawah tekanan dan penjajahan itu tentu membuat mereka kehilangan harapan. Itulah sebabnya ketika mereka Mendengar apa yang diajarkan dan keberanian Yohanes Pembaptis, timbullah harapan baru dalam diri mereka sehingga mereka mengira kalau Yohanes Pembaptis itu adalah Mesias yang akan melepaskan mereka dari penderitaan yang mereka alami.

Minggu, 03 Oktober 2021

Keselamatan Dari Tuhan

 Minggu, 03 Okt 2021 – Ibrani 2:1-4

Keselamatan Dari Tuhan

 

Jemaat Yang dikasihi oleh Tuhan,

Tentunya kita pernah membeli sesuatu, jika kita membeli makanan kita akan memperhatikan tanggal kadaluarsanya, jika berupa barang kita akan menanyakan garansi ataupun layanan purna jualnya. Jadi perlu ada ketelitian sebelum kita membeli sesuatu. Ada sebuah ilustrasi betapa kita perlu teliti dan tidak mudah tergiur oleh berbagai tawaran yang kelihatannya menarik. – Ada seorang pemuda yang membeli sebuah speaker, dan dipasangi sebuah stiker “Dijamin tidak rusak”, namun keesokan harinya ia kembali ketoko itu, dan marah kepada sang penjual, namun penjaga toko punya alas an bahwa barang yang sudah dibeli tidak bisa dikembalikan dan Ia berkata “Rusak tidak dijamin”

 

Minggu, 18 Juli 2021

KESATUAN DAN KEDAMAIAN DALAM TUHAN

Minggu,  18 Juli 2021

Efesus 2: 11-22

KESATUAN DAN KEDAMAIAN DALAM TUHAN

 

Jemaat yang dikasihi Tuhan,

Adalah Realita kehidupan, bahwa ada berbagai-bagai macam perbedaan. Berbeda budaya, suku/Etnis, Agama, Bahasa, adat istiadat, ekonomi, pendikan dan lain-lain.

Dan menjadi sebuah anugerah, apabila berbagai kaum yang berbeda memutuskan menjadi sebuah bangsa. Tentunya mereka telah mengikatkan dirinya kedalam sebuah ikatan ideolgi yang kuat dan meleburkan segala perbedaan itu dan memunculkan identitas baru sebagai sebuah bangsa yang baru. Dan Sungguh luar biasa para pendiri bangsa kita yang menjadikan “Bhineka Tunggal Ika” menjadi semboyan Negara Kesatuan Republik Indonesia. Kita dipersatukan dalam bingkai NKRI meskipun berbeda dalam suku bangsa dan budaya serta berbagai keragaman kepercayaan.

Dan Apakah yang akan terjadi jika dalam sebuah bangsa selalu mempersoalkan perbedaan, status mayoritas dan minoritas?, tentu akan membuat bangsa itu menjadi pecah dan tercerai berai.

Umat Kristen di Kota Efesus sedang mengalami pergolakan dan  mengarah kepada perpecahan oleh sebab terjadinya pengelompokan-pengelompokan atau menggolongkan pengikut Kristus sebagai Golongan Yahudi dan Golongan Non Yahudi, Golongan Bersunat dengan Golongan Tidak Bersunat. 

Minggu, 15 Maret 2020

Tuhan Mendengar UmatNya

 

Mazmur 25:15-22

Dalam membina sebuah hubungan/relasi dengan orang lain, baik oleh karnea persahabatan, pekerjaan dan lain sebagainya tidak selalu berakhir dengan kebaikan, Ada kalanyanya munculn kekecewaan Bisa karena ditipu,  dihianati ataupun dimanfaatkan, terlebih lagi bila kita sudah sangat percaya kepada orang lain. Daud didalam doanya yang menjadi perenungan didalam Ibadah partangiangan kita ini, juga mengalami kekecewaan oleh perlakuan yang ia terima dari lingkungannya. Itu sebabnya Daud memohon pertolongan Tuhan untuk mengatasi semua persoalan yang dihadapinya. Dan didalam doanya ia juga menemukan sukacita oleh karena Tuhan setia mendengar, menolongnya ddalam kesulitan yang dihadapinya.