Tampilkan postingan dengan label Inspirasi. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Inspirasi. Tampilkan semua postingan

Senin, 02 Juli 2018

Dalam Kesesakan aku berseru kepada Tuhan, Ia mendegarkan aku


Dalam Kesesakan aku berseru kepada Tuhan, Ia mendegarkan aku
Pertolongan Mu begitu Ajaib,...” Sungguh tepat lirik lagu itu dengan apa  yang boleh ku rasakan pada hari ini. Bukan berarti diwaktu-waktu yang lampau Tuhan tidak tolong, namun hari ini ketika kami dikejar-kejar oleh waktu untuk pendaftaran masuk SMA anak ku yang pertama. Betapa tidak, sesuai dengan peraturan baru bahwa siswa baru mendaftar sesuai zona / wilayah masing-masing. ketika akan mendaftar, petugas terlebih dahulu memvverifikasi zona. Pada saat itu Kartu Keluarga- ku belum diperbaharui, oleh karena ada pemekaran wilayah.
Sesuai prosedur, aku mencoba mengurus melalui RT dan RW, namun mereka tidak ada ditempat. Aku hampir putus asa, bagaimana ini. Aku menyesali, mengapa ketika ada pemekaran wialyah tidak segera ku perbaharui. Namun seperti kata pepatah, penyesalan selalu datang terlambat.
Ditengah suasana hati yang kecewa, aku kemudian berfikir untuk mencoba langsung ke Kantor Lurah, dan menyampaikan kondisi apa adanya. Segera aku bergegas ke Kantor Lurah dan menjumpai petugas disana. Saat itu sudha pukul 10.45. Aku bersyukur diterima dengan baik, lalu aku menceritakan keperluan dan kondisi ku. Bahwa aku telah menjumpai RT dan RW, tetapi mereka tidak ditempat dan aku menunjukkan blanko tanpa tanda tangan mereka. Lalu mereka bertanya dari mana aku mendapat blongko itu. Aku jelaskan bahwa aku memperolehnya dari istri RW. Kemudian mereka berkata, kalau surat yang diinginkan tidak bisa diproses, karena tidak ada surat dari RT dan RW.
Aku kemudian memohon kepada mereka karena surat itu sangat kuperlukan guna mendaftar di SMA tempat ku. Salah seorang petugas yaitu bapak S, kemudian memberi bantuan dengan memberi dispensasi. Sementara itu, bersama dengan aku ada sekitar 20-an warga yang juga sedang menunggu surat yang sama dengan aku.
Aku menunggu sekitar 30 menit, sekitar pukul 11.20 aku memperoleh surat itu dan langsung menuju SMA dimana anakku akan mendaftar. Aku lengkapi berkas permohonan dan kuserahkan ke loket penerimaan, 10 menit kemudian aku dipanggil dan menerima formulir pendaftaran untuk diisi dan serahkan esok harinya. Tepa pukul 12.00 loket penerimaan pendaftaran pun tutup.
Satu hal yang membuat aku begitu terharu dan sungguh bersyukur adalah, ketika aku sangat putus asa dan dalam kesesakan, Tuhan menolong aku dengan caraNya yang ajaib. Ia gerakkan hati Bapak S untuk membantu ku. Padahal aku tidak mengenal Bapak S itu, tetapi aku hanya menyampaikan kepadanya apa adanya dan ia mendengarkannya dan mengerti. Mazmur  18:7 Ketika aku dalam kesesakan, aku berseru kepada TUHAN, kepada Allahku aku berteriak minta tolong. Ia mendengar suaraku dari bait-Nya, teriakku minta tolong kepada-Nya sampai ke telinga-Nya.

Rabu, 13 Juli 2016

Ketika Tuhan Menyapa.......(sebuah kesaksian)....

Hari Sabtu, 30 April 2016 menjadi hari yang sangat berkesan dan berharga bagi diriku sendiri dan keluarga ku. Sungguh pada hari itu, keluarga besarku merasakan duka yang sangat amat dalam ketika adikku yang ke 4 Bapak Vanesia Marpaung harus kehilangan istri yang sangat dikasihinya. Betapa tidak, ketika sukacita yang akan hadir ditengah tengah keluarga kami, ditengah tengah suasana penatian yaitu kelahiran anaknya yang ketiga, seketika itu juga harus berubah menjadi sebuah kedukaan yang sangat mendalam, adik ku harus kehilangan istri dan sekaligus anak yang akan dilahirkan, pada akhirnya mereka berdua meninggalkan Adikku dan kami semua.

Jumat, 06 Mei 2016

Suka,Duka,Kawatir

Ingatlah, kekawatiran dapat membuatmu sadar atas kelemahanmu atau ia semakin melemahkanmu.
Ingatlah,kedukaanmu mampu memberimu kekuatan atau ia semakin menenggelamkanmu.
ingatlah,sukacitamu dapat menyenangkan mu atau ia dapat menjerumuskanmu.
Jika kamu kawatir,mengalami kedukaan ataupun diliputi sukacita, pilihlah mana yang terbaik bagi dirimu.


Edi Bangun Marpaung
GKPI Segar Rejosari

Kamis, 18 Februari 2016

Kesempatan

Banyak orang yang lebih baik dari orang yang sudah terkenal dan banyak orang yang lebih hebat dari orang yang sudah ada, tetapi kesempatanlah terkadang menentukan perjalanan hidup seseorang.

-----------
Inspired by
Jovan Marpaung

Rabu, 17 Februari 2016

Sikap hati

Sahabat hatiku,.... Ketidaksabaran dapat melahirkan kecerobohan dan kesalahan yang sangat merugikan kita sendiri. Menunggu juga memang satu keadaan yang sangat tidak enak, namun apalagi kita tetap menjaga SIKAP HATI, untuk tetap sabar, tidak marah dan kesal, kita akan dimenangkan, sebab didalam ucapan syukur, kita akan lebih bisa bertekun dalam mengembangkan segala potensi yang telah Tuhan sediakan.

Bersukacitalah dalam pengharapan, sabarlah dalam kesengsaraan, dan bertekunlah dalam doa!

Selamat pagi
Tuhan memberkati
Salam kasih, Nicodemus Chen & kel.

Jumat, 15 Januari 2016

Sebutir Telur

Sebutir telur mungkin tidak mempunyai arti jika ia hanya menjadi menu makanan, atau menjadi bahan pencampur roti. Memang sebutir telur memiliki gizi yang tinggi. Tetapi dari sebutir telur kita dapat belajar arti hidup.

Telur adalah awal sebuah kehidupan baru,awal dari kelanjutan sebuah generasi. Ia membawa harapan baru,kegembiraan bagi yang memiliki sebutir telur itu. Demikian berartinya hidup,jadi lahirkanlah harapan baru setiap waktu agar selalu ada kebahagian dan kegembiraan.
----------
Edi Marpaung

Senin, 11 Januari 2016

Perbedaan bukan memisahkan

Sahabat,
Taman bunga menjadi  indah jika ada berbagai macam rupa dan warna, pondasi yang kokoh dibangun dari batu, pasir dan semen yang diikat oleh air. Air boleh menjadi kering, tetapi pasir,semen dan batu menyatu. perbedaan bukan memisahkan, tetapi menyatukan.

----------
Salam kasih,
Edi Marpaung

Selasa, 05 Januari 2016

Mujizat itu Nyata ( bag. Kedua)

Kondisi ku semakin tidak baik. Aku bahkan tidak bisa mengangkat kedua kaki ku, hanya tangan saja yang dapat digerakkan dan aku pun sesak   dan susah bernafas. Lalu dokter menyarankan MRI. Akupun menyetujuinya.
Setelah MRI selesai, dokter memberitahu bahwa syaraf dibagian pinggul/ lumbar ku terjepit oleh karena pecahnya cakram bantalan antara tulang (HNP).  Aku browsing di internet. Semakin ku baca semakin membuat takut. Ada yang bilang harus dioperasi, ada yang bilang lumpuh. Ah..semakin membuatku tertekan.
Lalu dokter Chris,dokter spesialis syaraf memberi obat melalui suntikan yang jumlahnya  banyak, dokter   Chris selalu memberi motivasi kepadaku. Ia bahkan mempersilahkan ramuan tradisional berupa parem jahe merah dibalurkan ketubuhku yang dibuat oleh ibu mertuaku.
Didalam kondisiku yang kurang baik,seraya berdoa dan memohon kepada Tuhan,aku berkata" Tuhan, aku memohon kemurahanMu, untuk memperbaiki keadaanku, jika ini adalah jalan agar aku melayani, aku siap  ya Tuhan, namun jika aku harus lumpuh, berilah kekuatan dan kesabaran kepada istriku dalam merawatku".

Mujizat Itu Nyata (bag. pertama)

Kisah ini merupakan kisah nyata yang dialami oleh diriku sendiri ditahun 2010.  Kejadian ini bermula ketika Dokter mendiagnosa adanya cedera di pinggang ku, tepatnya diruas ke lima.  Awalnya aku hanya ingin memeriksakan diri ke dokter karena hari itu aku tidak bisa (maaf) buang air kecil.  Diagnosa awal dokter adalah gangguan ginjal. Aku ketakutan, yang terbayang dipikiranku ialah gagal ginjal...harus cuci darah... oh..inikah akhirnya...

Lalu dokter menyarankan agar aku dirawat guna keperluan observasi, akupun menyetujuinya. Segera ku beritahu istriku agar ia segera datang membawa semua keperluan dan kebutuhan selama di rumah sakit. Istriku sangat terkejut ketika mendengarnya. Sebab aku tidak memberitahukan akan kerumah sakit.

Kamis, 31 Desember 2015

Akhir Buku Kehidupan 2015

"Tulisan terakhir di Buku Kehidupan 2015"
----------------------------------

Perjalanan Hidup seperti sebuah Buku"
Cover depan adalah tanggal lahir.
Cover belakang adalah tanggal kematian.

Tiap lembarnya, adalah tiap hari dlm hidup dan apa yg kita lakukan.
Ada buku yg tebal,ada buku yg tipis.

Ada buku yg menarik dibaca,ada yg sama sekali tdk menarik.

Sekali tertulis,ternyata Tuhan masih memberikan kesempatan kita menghapusnya dgn pertobatan.

Tapi hebatnya,seburuk apapun halaman sebelumnya,selalu tersedia halaman selanjutnya yg putih bersih,baru dan tiada cacat.

Sama dgn hidup kita,seburuk apapun kemarin,Tuhan selalu menyediakan hari yg baru utk kita.

Kita selalu diberi kesempatan baru utk melakukan sesuatu yg benar dlm hidup kita setiap harinya.

Kita selalu bisa memperbaiki kesalahan kita dan melanjutkan alur cerita kedepannya sampai saat usia berakhir,yg sudah ditetapkanNYA.

Terima kasih ya Tuhan Yesus utk hari yg baru ini.

Syukuri hari ini dan isilah halaman buku kehidupanmu dgn hal2 yg baik semata.

Dan, oh ya jangan sampai pernah lupa, utk selalu mohon tuntunan kepada-Nya, tentang apa yg akan kita tulis tiap harinya.

Supaya pada saat halaman terakhir buku kehidupan kita selesai, kita dapati diri ini sebagai pribadi yg berkenan dihadapan Allah

Dan buku kehidupan itu layak utk dijadikan teladan bagi anak2 kita dan siapapun setelah kita nanti.

Selamat menulis buku kehidupan di lembar penutupan thn 2015, semoga tinta cinta dan dan kasih sayang, selalu tersedia di pena utk thn 2016 mendatang !

"Dikutip dari: Bpk. Fernando Siahaan."

Selasa, 29 Desember 2015

Jangan sia-siakan anakmu

Seorang anak perempuan kecil segera bergegas mempersiapkan dirinya untuk pergi ke gereja. Ternyata hari ini adalah hari Minggu. Ia sangat ingin mengikuti Sekolah Minggu. Teman-temannya selalu bercerita betapa gembiranya mereka di kelas sekolah minggu, mereka bernyanyi, menari, membaca Alkitab.

Dengan penuh semangat dan harapan ia pun menghampiri Ayahnya, "Yah, antar nanda sekolah minggu ya ? pintanya pada ayahnya. Ayahnya menjawab, "Nak, hari ini ayah tidak bisa, ayah sangat letih, pekerjaan ayah banyak, ayah ingin refreshing, ayah mau kita pergi ke pantai", ujar ayahnya. Sang gadis kecil pun tertunduk, kecewa dalam hatinya. "Ah...bagaimana jika aku meminta kepada bunda agar membawaku sekolah minggu", pikirnya dalam hati. Ia pun segera menemui ibunya yang msih tertidur, dengan lembut ia berbisik "Bunda, antar nanda sekoloah minggu ya?" pintanya, Ibunya kemudian menjawab, "nanda, bunda tidak bisa, bunda sangat lelah, 
"bunda mau istirahat" , 
"nanda kan tahu bunda setiap hari pulang jam 7 malam", 
"bilang ke ayah aja ya?", sahut ibunya.