Kamis, 15 Februari 2018
Haporseaon Na Mamintori asa Taruli Pasu-pasu
Minggu, 21 Januari 2018
Lakukanlah Ketetapan Allah Dengan Setia
Selasa, 09 Mei 2017
Jesus do Pintu i
Tanggal : 09 Mei 2017
NATS : Johanes
10:1-10
THEMA : Jesus do Pintu i / Yesus Adalah
Pintu
I. Patujolo
Tung mansai porlu do pintu
disada bagas, gabe ndang singkop be bagas i, molo ndang adong dope pintu na.
Godang do lapatan manang guna ni pintu, Dalan laho ruar manang bongot, keamanan
dohot angka na asing dope. Ala ni i do sai dipatupa do pintu sian hau na
undenggan jala na tahan tung pe arga, asa mamparkorhon hadengganon, hasonangan
tu pangisi na ala nunga maol molo naeng diungkit angka pangago manang pangago.
Jala ndada holan na sian hau na denggan, jot jot do ditambai do pe dohot pintu
tambahan sian bosi.
Molo ta ida di hutanta be, adong do istilah Harbangan. Umpas ni hita “Harbangan do dalan tu huta”, Na boi ta ida disi holan sada do dalan masuk molo naeng nagkok hita tu sada huta mang luat. Ala na biasana huta dibahen do batas na ima parik na balga molo diadaran, bulu dohot dolok. Ido na gabe adong pandohan angka sisuan bulu.
Yesus adalah Pintu keselamatan dan gembala
Yesus adalah Pintu keselamatan dan gembala
Yohanes 10:1-10
I.
PENDAHULUAN
Begitu pentingnya sebuah pintu,
rumah belum sempura bila tidak memiliki pintu. Ada banyak kegunaan pintu pada
sebuah rumah. Pintu berfungsi sebagai akses keluar masuk, menjaga keamanan,
memberi keindahan dan lain sebagainya. Oleh sebab itu orang selalu berusaha
membuat pintu dari bahan yang kuat dan tahan lama, dan dirancang sedemikian
rupa sehingga memberi keindahan terhadap bangunan atau rumah yang didirikan
itu.
Sedemikian pentingnya pintu pada sebuah rumah, terkadang pintu tersebut diperkuat dengan plat besi dan dijaga oleh security. Bahkan dalam tradisi masyarakat batak, hanya ada satu pintu masuk menuju perkampungan. Tujuannya adalah agar siapa saja yang masuk atau keluar dapat diketahui oleh masyarakat yang tingal di kampung itu, dan setiap kampung dibatasi oleh hutan bambu atau bukit batu. “Harbangan dalan tu Huta, tangga balatuk dalan tu jabu”.
Kamis, 27 April 2017
Keselamatan Nyata didalam Kristus
Tanggal : 27 April 2017
NATS : 1
PETRUS 1:3-9
THEMA : Keselamatan
Nyata didalam Kristus/Patar do haluaon dibagsan Kristus
I.
PENDAHULUAN
Ada banyak hal yang bisa membuat
orang untuk mengucap syukur. Misalnya dapat rezeki, naik pangkat, berulang
tahun, dapat proyek dan lain sebagainya. Adalah wajar jika kondisi sedemikian
membuat kita menjadi bersuka cita dan bersyukur, walau terkadang ada juga yang
lupa, bahkan oleh karena luapan kegembiraan mengadakan pesta yang berlebihan
dan hura-hura. Lalu bagaimana jika mengalami penderitaan, kedukaaan, dan semua
hal yang menyakitkan, masih mampukah kita mengucap syukur?.
Saya teringat kata-kata seorang
Ahok, ketika ia kalah dalam Pilkada yang mengutip Kitab Ayub “Tuhan yang
memberi, Tuhan yang mengambil”. Sebuah penyataan keyakinan iman yang besar,
kita tahu ia mengalami banyak sekali tantangan, pencobaan, bahkan harus menjadi
terdakwa. Dalam kesempatan lain ia menyebut dirinya sebagai seperti seekor ikan
(nemo) kecil yang berenang melawan arus. Arus kekuasaan, arus politik dan lain
sebagainya.
Terkadang kita bertanya, bilamana kejadian seperti itu kita alami, apakah kita mampu menghadapinya, apakah kita masih bisa menegakkan kepala, tersenyum ketika kita diejek, dihina, dicacimaki, bahkan dipermalukan didepan umum. Sulit untuk menjawabnya. Tetapi Ahok menunjukkan kualiatas imannya yang teguh. Ia telah menjadi contoh bagaimana seorang mempertahankan imannya ditengah arus pencobaan.
Menjadi Umat Pilihan Allah
Menjadi Umat Pilihan Allah
1 Petrus 2:4-10
I.
Pendahuluan
Setiap orang akan selalu memilih
yang terbaik diantara yang terbaik. Dalam memilih ada banyak kriteria atau
ukuran yang digunakan, sampai ada istilah Bibit, Bebet, Bobot. Contoh Sebuah perusahaan akan melakukan
berbagai macam seleksi dan test untuk merekrut para karyawannya, mulai dari
seleksi adminitrasi, test tertulis, psikotest, wawancara. Semuanya bertujuan
untuk mendapatkan karyawan dengan kualitas terbaik. Dengan harapan karyawan
tersebut dapat memberikan kontribusi terbaik dirinya bagi perusahaan dimana ia
bekerja.
Saat ini pun, sebagian dari
PP/Remaja sedang harap-harap cemas, karena baru selesai ujian Akhir. Betul?,
Tentu dalam hati dan pikiran bagi yang mau melanjut ke SLTA atau Kuliah, sudah
mempersiapkan rencana Pilihan sekolah atau kampus mana yang dituju.
Kekawatiran utama saat ini,
bagaimana nilai saya, apakah bisa memenuhi persyaratan untuk masuk sekolah yang
menjadi pilihan saya? Atau mampukah saya mengerjakan soal SPMB agar saya dapat
menjadi Mahasiswa di Kampus / Universitas pilihan saya?. Bahkan dalam Pergaulan pun kita sering
memilih-milih siapa yang bisa menjadi teman. Dan masih banyak contoh lain yang
menyangkut pilihan terbaik.
Inilah yang terjadi didalam dunia ketika kita diharuskan membuat pilihan, ada banyak syarat dan kondisi yang berat yang harus kita penuhi, sehingga seringkali membuat diri kita menjadi kecewa, gagal, putus asa dan kehilangan harapan karena tidak bisa memenuhinya. Lalu bagaimana dengan kehidupan rohani?.
Selasa, 18 April 2017
Mengucap syukur dan bersukacita oleh karena Kasih Allah
118:1 Bersyukurlah kepada TUHAN, sebab Ia baik! Bahwasanya untuk selama-lamanya kasih setia-Nya.